“ PENGELOLAAN SAMPAH MANDIRI
MENUJU MASYARAKAT BEBAS SAMPAH ”
Ø
Pada Tanggal 21 Februari 2017 di peringati sebagai Hari
Peduli Sampah Nasional
Ø Kesadaran
Pentingnya Keberadaan Tumbuh-Tumbuhan Yang Harus Terus Ada Dan Cukup Untuk
Memenuhi Kebutuhan Makhluk Hidup Dan
Kesadaran Tidak Adanya “Sampah”
menjadi gaya hidup setiap individu nampaknya menjadi permasalahan serius
dewasa ini.
Ø Kalau
hal tersebut diatas tidak dimiliki maka akibat
yang ditimbulkan dapat kita rasakan sekarang yaitu terjadinya Pemanasan Global
yang berdampak pada pertaruhan dari keberlanjutan hidup Bumi ini.
Ø Mari kita Evaluasi apa yang salah
dari cara pandang dan sikap kita?
Ø Kita
Coba melalui pendekatan individu yang berdampak pada terbangunnya kesadaran
yang dapat terlihat dari perubahan sikap untuk tidak membuang/menciptakan “Sampah”
tetapi mengelola “Calon Sampah” untuk tidak menjadi “Sampah” dan terbangunnya
kesadaran yang dapat terlihat dari bagaimana sikap mencintai pepohonan/tanaman
sebagai nafas kehidupan yang perlu ada
selalu didekat kita.
Ø Melahirkan kepribadian
inilah yang menjadi tantangan dan harapan bagi kita untuk mewujudkan
kota hijau dan bersih yang nol sampah.
Ø Proses membangun kesadaran
akan langsung kami peragakan saat presentasi, dibutuhkan kemauan untuk
mendengar , mencerna dan memahami setiap tahapan pembelajaran.
Strategi yang
diperlukan di dalam proses menuju kota bersih dan hijau yang nol sampah ;
1.
Pendidikan membangun kesadaran dalam
mengelola sampah dan lingkungan secara mandiri untuk seluruh masyarakat termasuk
aparat pemerintah. Kegiatan-kegiatan lain yang dapat dilakukan : pencanangan,
gerakan pelatihan, percontohan , pendampingan, penghargaan, dsb
2. Mengadakan
contoh-contoh alat dan cara dalam upaya
mengelola sampah dan lingkungan secara
mandiri.
3. Membangun
manajemen persampahan dan lingkungan kota yang sesuai dengan prilaku
pengelolaan sampah dan lingkungan secara mandiri. Contohnya pengangkutan sampah
harus sudah terpilah, Perda yang sesuai dengan tantangan mendorong dan
mewujudkan sikap untuk pengelolaan sampah dan lingkungan secara mandiri,
kreatifitas tokoh lokal dalam memberdayakan masyarakat untuk mengelola sampah
dan lingkungannya secara mandiri contoh : adanya peraturan-peraturan lokal.
4. Mewujudkan
Eco house, Eco community, Eco office, Eco school, Eco tourism, dsb… Menuju
Indonesia Sehat yang dapat mengentaskan pengangguran dan kemiskinan.
Ø Strategi
membangun kesadaran yang berdampak pada timbulnya kreatifitas dan kemandirian
sebagai wujud peran serta masyarakat
maka akan memperingan tugas pemerintah.
Ø Mari…
Kesadaran ini di mulai dari diri kita… Ayo kita selamatkan bumi yang hanya satu
untuk keberlanjutan kehidupan anak cucu kita dengan cara meninggalkan tanah
yang tetap subur, air yang tetap jernih
dan udara
yang tetap segar, sebagai wujud kesempurnaan keimanan
kita.
Oleh:
Dra.Ec.Sri Endah Nurhayati
Direktur Lembaga Latihan Swasta ”Bangun Pertiwi”
(Penggagas Program Pengelolaan Sampah dan Lingkungan
Sehat Mandiri)
Office : Jl.Mulyosari Utara XI/18 Surabaya
Tlp. / Fax. 031-5921436/Hp.0811305805
E-mail : bangun_pertiwi@yahoo.com
Blog : bangunpertiwi18.blogspot.com
CONTOH NYATA DI KEGIATAN SEHARI-HARI YANG BISA KITA LAKUKAN UNTUK MENGURANGI SAMPAH










Terima kasih Bu Endah, telah menberi pencerahan kepada kami, budaya keruk got setiap hari akan kami sosialisasikan dan kami terapkan di RT.09 Kepuh Permai.
BalasHapusAlhamdulillah .matur nuwun Pak Ardi. Mari kita saling bahu membahu merevolusi sikap untuk ikut merehabilitasi bumi. Kami selalu siap berbagi ilmu.
HapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus