Rabu, 09 Oktober 2013

Wujudkan Kota Nol Sampah


“ Wujudkan Kota yang Nol Sampah “


Oleh :Dra. Ec. Sri Endah Nurhayati



Membicarakan sampah tidak boleh bosan dan tidak boleh capek karena dampaknya juga tidak tanggung-tanggung yaitu kehancuran bumi ini. Dari sampah menyebabkan Pemanasan Global, Banjir, Aneka penyakit, tanah, air dan udara menjadi kotor dan berdampak pada kondisi sosial, Kesehatan dan kesejahteraan masyarakat akan lebih buruk dan tentu yang lebih buruk lagi adalah bumi ini tidak akan layak huni. Apa yang harus dilakukan bagi penghuni bumi ini agar bumi bisa selamat, agar bumi bisa layak huni, agar bumi bisa menjadikan penghuninya tenteram, sehat dan sejahtera tentu diharapkan tidak ada yang egois semua harus berfikir dan berbuat. Tentu semua itu berpulang pada penghuni bumi ini bagaimana menjaga dan memeliharanya yang salah satu caranya adalah bila kita tidak memiliki sampah dengan cara calon sampah di pilah dan di olah sehingga tidak ada yang terbuang menjadi “sampah”. Agar masyarakat mau berperan maka harus dibangunkan kesadaranya kembali untuk mewujudkan kota yang nol sampah. Salah satu yang membuat kotor bumi ini adalah sampah Unorganik yang akan mencemari calon makanan kita (Organik) maupun mencemari Bumi kita. Maka apa yang harus dilakukan penghuni bumi ini adalah perilaku memilah calon sampah dari sumbernya harus menjadi kepribadian Sehingga tidak ada sampah karena dibuang, yang ada adalah bahan Organik sebagai calon makanan kita yang harus dipisahkan dari Unorganik. Dan Unorganik harus kita Pikirkan bagaimana mengurangi penggunaannya dan tidak menjadi sampah yang terbuang tetapi target Recycle menjadi pemikiran yang serius. Dari Individu wajib memilah dan mengolah calon sampahnya yaitu Pengelolaan Sampah Mandiri, tidak hanya dari individu rumah tangga tetapi juga individu dikantor-kantor pemerintah maupun Swasta , pasar , mall, sekolah, kampus dsb wajib memilah dan mengolah calon sampahnya. Dari pabrik mencari solusi agar menghasilkan Unorganik yang lebih ramah lingkungan dan bisa di daur ulang. Hasil pemilahan bahan organik dibuat pupuk kompos untuk menyuburkan tanah kembali dan melakukan gerakan penghijauan gila-gilaan agar dapat memenuhi kebutuhan hidup penghuni bumi ini. Yang Unorganik dikurangi penggunaannya sehingga mengurangi racun-racun yang akan mengotori bumi ini. Kalau hal ini dilakukan maka  bukan tidak mungkin bahwa kota menjadi menjadi bersih, tanah menjadi subur karena semua membuat pupuk kompos, tanaman menjadi mudah tumbuh sehingga dapat memenuhi kebutuhan oksigen, makanan, maupun air untuk kelangsungan hidup penghuni bumi ini. Lakukanlah gerakan pengelolaan Sampah Mandiri dari sekarang wujudkan Kota yang nol sampah entaskan pengangguran dan kemiskinan menuju Indonesia Sehat Bumi Sehat.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar