“ Wujudkan Kota yang Nol Sampah “
Oleh :Dra. Ec. Sri Endah
Nurhayati
Membicarakan
sampah tidak boleh bosan dan tidak boleh capek karena dampaknya juga tidak
tanggung-tanggung yaitu kehancuran bumi ini. Dari sampah menyebabkan Pemanasan
Global, Banjir, Aneka penyakit, tanah, air dan udara menjadi kotor dan
berdampak pada kondisi sosial, Kesehatan dan kesejahteraan masyarakat akan
lebih buruk dan tentu yang lebih buruk lagi adalah bumi ini tidak akan layak
huni. Apa yang harus dilakukan bagi penghuni bumi ini agar bumi bisa selamat,
agar bumi bisa layak huni, agar bumi bisa menjadikan penghuninya tenteram,
sehat dan sejahtera tentu diharapkan tidak ada yang egois semua harus berfikir
dan berbuat. Tentu semua itu berpulang pada penghuni bumi ini bagaimana menjaga
dan memeliharanya yang salah satu caranya adalah bila kita tidak memiliki
sampah dengan cara calon sampah di pilah dan di olah sehingga tidak ada yang
terbuang menjadi “sampah”. Agar masyarakat mau berperan maka harus dibangunkan
kesadaranya kembali untuk mewujudkan kota yang nol sampah. Salah satu yang
membuat kotor bumi ini adalah sampah Unorganik yang akan mencemari calon
makanan kita (Organik) maupun mencemari Bumi kita. Maka apa yang harus
dilakukan penghuni bumi ini adalah perilaku memilah calon sampah dari sumbernya
harus menjadi kepribadian Sehingga tidak ada sampah karena dibuang, yang ada
adalah bahan Organik sebagai calon makanan kita yang harus dipisahkan dari
Unorganik. Dan Unorganik harus kita Pikirkan bagaimana mengurangi penggunaannya
dan tidak menjadi sampah yang terbuang tetapi target Recycle menjadi pemikiran
yang serius. Dari Individu wajib memilah dan mengolah calon sampahnya yaitu Pengelolaan
Sampah Mandiri, tidak hanya dari individu rumah tangga tetapi juga individu dikantor-kantor
pemerintah maupun Swasta , pasar , mall, sekolah, kampus dsb wajib memilah dan
mengolah calon sampahnya. Dari pabrik mencari solusi agar menghasilkan
Unorganik yang lebih ramah lingkungan dan bisa di daur ulang. Hasil pemilahan
bahan organik dibuat pupuk kompos untuk menyuburkan tanah kembali dan melakukan
gerakan penghijauan gila-gilaan agar dapat memenuhi kebutuhan hidup penghuni bumi
ini. Yang Unorganik dikurangi penggunaannya sehingga mengurangi racun-racun
yang akan mengotori bumi ini. Kalau hal ini dilakukan maka bukan tidak mungkin bahwa kota menjadi menjadi
bersih, tanah menjadi subur karena semua membuat pupuk kompos, tanaman menjadi
mudah tumbuh sehingga dapat memenuhi kebutuhan oksigen, makanan, maupun air untuk
kelangsungan hidup penghuni bumi ini. Lakukanlah gerakan pengelolaan Sampah
Mandiri dari sekarang wujudkan Kota yang nol sampah entaskan pengangguran dan
kemiskinan menuju Indonesia Sehat Bumi Sehat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar