MERUBAH SIKAP
MASYARAKAT UNTUK IKUT MEREHABILITASI BUMI
MELALUI
PENGELOLAAN
SAMPAH DAN LINGKUNGAN SEHAT MANDIRI
Pedahuluan :
Benarkah Bumi Kita
sudah sangat sakit dan Perlu segera di Rehabilitasi ? Apa saja Sakitnya Bumi ini ? Siapa
yang membuat sakit Bumi ini ? Apakah Mahluk
Hidup di Bumi saat ini merasakan Kesengsaraan dengan sakitnya Bumi ini ? Siapa yang bertugas untuk
Merehabilitasi Bumi ini ? Bagaimana
nasib anak cucu dan generasi selanjutnya ?
Pendidikan Lingkungan tentang Pengelolaan
Sampah dan Lingkungan Sehat Mandiri adalah sebuah cara untuk mencari jawaban
dari pertanyaan-pertanyaan tersebut yaitu Memberikan Pendidikan Lingkungan
melalui Penyadaran diri Pribadi, Bagaimana Masyarakat di bimbing untuk tidak
melihat orang lain tetapi membuat cermin yang sangat besar agar dapat melihat
dirinya sendiri tentang Perbuatan baik dan Buruk yang telah di lakukan terhadap
Lingkungannya.
Maksud :
Agar
Pribadi Kita bisa tahu apa dosa-dosa lingkungan yang telah dilakukan dan akibat
yang di timbulkannya.
Tujuan
:
Setelah Pribadi
Kita tahu maka diharapkan merubah sikapnya tanpa di suruh untuk ikut
Merehabilitasi Bumi ini sehingga Negeri
ini kembali Menjadi Ijo Royo-royo Gemah Ripah Loh Jinawi Tukul Kang Sarwo
Tinandur di harapkan masyarakat dapat terhindar dari berbagai Persoalan dan Pengangguran untuk menuju Toto Tentrem
Kertoraharjo.
Kesimpulan
:
Gerakan Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Sehat Mandiri sangat efektif untuk menggugah kesadaran masyarakat di dalam
melakukan upaya perbaikan terhadap persoalan Lingkungan.Terbukti dari antusias
masyarakat untuk mengetahui tentang makna Pengelolaan Sampah dan Lingkungan
Sehat Mandiri tersebut dan setelah tahu ternyata ada upaya masyarakat untuk
merubah sikapnya dengan melakukan perbaikan Lingkungan tanpa disuruh, sehingga
Lingkungannya menjadi lebih bersih, hijau dan sehat.
Saran
:
Gerakan Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Sehat Mandiri perlu segera di Canangkan di
seluruh Indonesia maupun Dunia.Agar percepatan Rehabilitasi Perbaikan Bumi dan
Alamnya segera dilakukan serempak, bersama-sama dan bergotong royong oleh
seluruh Masyarakat Indonesia dan Dunia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar